Fokus Surabaya – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami koreksi pada perdagangan Rabu pagi, 16 September 2026. Harga emas Antam turun Rp17.000 per gram dari posisi sebelumnya, seiring dengan melemahnya harga emas dunia yang masih tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat.
Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp2.576.000 per gram pada pukul 09.00 WIB. Angka ini turun dibandingkan posisi Selasa (15/9/2026) yang berada di level Rp2.593.000 per gram. Penurunan ini menjadi yang terdalam dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya harga emas Antam sempat bergerak fluktuatif.
Koreksi harga emas Antam hari ini juga diikuti oleh penurunan harga buyback. Harga buyback emas Antam turun menjadi Rp2.421.000 per gram, atau turun Rp17.000 dari posisi sebelumnya di Rp2.438.000 per gram. Buyback merupakan harga yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali emas batangannya ke Antam.
Penurunan harga emas Antam pagi ini tidak lepas dari pergerakan harga emas dunia. Pada perdagangan Selasa malam waktu Jakarta, harga emas di pasar internasional melemah akibat penguatan indeks dolar AS yang membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Selain itu, pasar masih mencermati perkembangan kebijakan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve, yang diperkirakan akan tetap hawkish dalam waktu dekat.
Meski demikian, secara mingguan harga emas Antam masih mencatatkan kenaikan signifikan. Sepanjang pekan lalu, harga emas Antam 1 gram sempat merosot ke level terendah Rp2.592.000 pada Selasa (14/9/2026), namun kemudian melonjak tajam hingga menyentuh Rp2.638.000 pada Sabtu (19/9/2026). Kenaikan tersebut didorong oleh aksi beli investor menjelang akhir pekan dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Analis pasar komoditas menilai bahwa volatilitas harga emas Antam saat ini masih akan berlanjut. Faktor eksternal seperti ketegangan geopolitik dan data ekonomi AS menjadi penentu utama arah harga emas ke depan. Namun, dalam jangka panjang, emas masih menjadi instrumen investasi yang menarik sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
Rincian Harga Emas Antam Rabu (16/9/2026)
Berikut daftar lengkap harga emas Antam untuk berbagai ukuran pada perdagangan hari ini:
- 0,5 gram: Rp1.337.500
- 1 gram: Rp2.576.000
- 2 gram: Rp5.092.000
- 3 gram: Rp7.613.000
- 5 gram: Rp12.655.000
- 10 gram: Rp25.255.000
- 25 gram: Rp63.012.000
- 50 gram: Rp125.945.000
- 100 gram: Rp251.812.000
Untuk transaksi buyback, Antam menetapkan harga Rp2.421.000 per gram. Setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi.
Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen bagi pemilik NPWP dan 0,5 persen bagi non-NPWP dari harga dasar yang tertera.
Prospek Harga Emas ke Depan
Meskipun hari ini terperosok, sejumlah analis masih optimistis bahwa harga emas Antam dapat kembali menguat dalam beberapa pekan ke depan. Sentimen positif datang dari ekspektasi bahwa The Fed akan melunakkan kebijakan moneter pada akhir tahun, yang biasanya mendorong penguatan harga emas.
Selain itu, permintaan emas fisik dari dalam negeri menjelang musim liburan dan perayaan akhir tahun juga diprediksi meningkat. Hal ini dapat menjadi katalis positif bagi harga emas Antam.
Bagi investor, penurunan harga emas Antam pagi ini bisa menjadi momentum untuk membeli secara bertahap. Namun, tetap disarankan untuk memantau pergerakan harga secara berkala karena emas bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global.
Sebagai catatan, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis (29/1/2026) di level Rp3.168.000 per gram, dengan harga buyback mencapai Rp2.989.000 per gram. Dengan demikian, harga saat ini masih jauh di bawah puncak tersebut, memberikan ruang bagi potensi kenaikan di masa depan.
Secara keseluruhan, penurunan harga emas Antam hari ini merupakan bagian dari dinamika pasar yang wajar. Investor diharapkan tetap tenang dan tidak panik, serta selalu melakukan diversifikasi portofolio untuk mengelola risiko. Emas tetap menjadi pilihan investasi yang aman dalam jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.







