Fokus Jepara – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) sukses mengantongi pesanan jasa maklon hanya sehari setelah meresmikan fasilitas manufaktur barunya. Perusahaan ini langsung kebanjiran pesanan maklon setelah soft opening pabrik. Pasar popok RI diproyeksi tumbuh 5,9% per tahun hingga 2035. Pabrik MMIX ditargetkan mampu produksi 1,8 miliar popok per tahun.
Sektor manufaktur Indonesia kembali menunjukkan daya tahannya di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ekspor produk manufaktur Indonesia pada Januari 2026 mencapai US$18,51 miliar atau tumbuh 8,19 persen secara tahunan. Angka tersebut menjadi sinyal bahwa aktivitas produksi nasional tetap ekspansif meski ekonomi global masih dibayangi berbagai tantangan.
Di sisi lain, prospek industri produk higienis juga semakin cerah. Nilai pasar popok di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar US$4,06 miliar pada 2025 dan diproyeksikan tumbuh rata-rata 5,9 persen per tahun hingga 2035. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya belanja rumah tangga untuk produk perawatan bayi, semakin luasnya jaringan distribusi, hingga meningkatnya permintaan terhadap produk dengan nilai tambah.
MMIX mulai memetik hasil dari strategi transformasi bisnisnya. Perseroan mengungkapkan telah menerima pesanan jasa original equipment manufacturer (OEM) atau maklon dari sejumlah perusahaan domestik hanya sehari setelah menggelar soft opening fasilitas manufaktur PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI). Direktur Utama PT Multi Medika Internasional Tbk, Mengky Mangarek, mengatakan fasilitas produksi tersebut memang sejak awal dirancang tidak hanya memenuhi kebutuhan merek internal perusahaan, tetapi juga menjadi mitra manufaktur bagi berbagai perusahaan yang membutuhkan jasa produksi.
Kepercayaan yang mulai diterima sejak awal operasional menjadi awal yang baik bagi pengembangan bisnis manufaktur Perseroan. Pabrik yang berdiri di atas lahan sekitar satu hektare di Tangerang itu telah dibekali lini produksi berteknologi tinggi dengan kapasitas sekitar 900 popok per menit. Dalam pengembangan tahap penuh, fasilitas tersebut dirancang memiliki hingga 10 lini produksi dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 1,8 miliar popok per tahun.
Dengan kapasitas sebesar itu, MMIX menargetkan tidak hanya memperkuat produksi merek sendiri, tetapi juga menjadi salah satu pemain penting dalam rantai pasok industri produk higienis nasional melalui layanan OEM. Rupiah juga menuju Rp18.000 per dolar AS lagi, akan menguat jika investor asing kembali ke Indonesia.
Nilai tukar rupiah bisa kembali menguat jika ada peningkatan aliran masuk modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) sehingga memperkuat keseimbangan di pasar valuta asing. Pasar obligasi perlu menawarkan imbal hasil menarik agar investor asing kembali masuk guna memperkuat nilai tukar rupiah. Koordinasi konsisten antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan investor dan mencapai stabilisasi ekonomi.
Sementara itu, proses pendaftaran SPMB Banten 2026/2027 untuk jenjang SMAN Jalur Prestasi Non Akademik berlangsung pada 2 – 3 Juli 2026. Calon murid melakukan Pendaftaran SPMB SMA secara daring melalui situs web https://spmb.bantenprov.go.id sesuai dengan jadwal. Calon murid Login dengan menggunakan nomor pendaftaran dan PIN yang diperoleh dari data Pra SPMB.
Di Karawang, nasib warga lokal yang mengadu nasib sebagai kuli bangunan seolah bumi dan langit jika dibandingkan dengan para Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja di sisi mereka. A (35), seorang pria yang menghabiskan hari-harinya sebagai helper di proyek tersebut, membuka tabir realita yang ia jalani. Sudah tiga bulan lamanya ia bergelut dengan debu konstruksi, namun fasilitas yang ia terima jauh dari kata layak.
Tanpa tunjangan, tanpa jaminan kesehatan, bahkan untuk sekadar alat pelindung diri dasar pun ia harus merogoh kocek pribadi. Ketimpangan upah menjadi duri lain dalam daging. A mengungkapkan adanya jurang yang sangat lebar antara apa yang ia bawa pulang dengan apa yang diterima rekan kerja asingnya untuk beban kerja yang serupa.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih banyak pekerja lokal yang belum mendapatkan perlakuan yang adil dan layak. Perlu adanya perhatian dan tindakan yang lebih serius dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja lokal dan mengatasi ketimpangan upah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
