Fokus Surabaya – Bursa transfer Persib Bandung kembali mencuat setelah kemenangan atas FC Seoul di ajang ACL Two. Pelatih Igor Tolic dikabarkan tengah membidik pemain jebolan Liga India untuk memperkuat lini serang Maung Bandung. Kabar ini mencuat seiring dengan masih berlakunya sanksi FIFA yang membatasi pergerakan transfer klub-klub Indonesia, termasuk Persib.
Meski demikian, manajemen Persib belum memberikan konfirmasi resmi terkait identitas pemain yang dimaksud. Namun, sumber internal menyebut bahwa pemain tersebut memiliki pengalaman bermain di I-League dan pernah memperkuat tim nasional negaranya. Kehadirannya diharapkan dapat menambah daya gedor Persib di putaran kedua BRI Super League 2026/2027.
Sanksi FIFA yang masih menjerat menjadi tantangan tersendiri bagi Persib. Sanksi ini membuat klub tidak bisa mendaftarkan pemain baru hingga waktu yang belum ditentukan. Meski begitu, Persib tetap berusaha mencari celah dengan menjalin komunikasi intens dengan pihak terkait.
Di sisi lain, Timnas Indonesia menjadi sorotan utama setelah John Herdman mengumumkan 23 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Sebanyak 12 pemain berkarier di luar negeri dipanggil, termasuk debutan Luke Vickery. Penyerang Macarthur FC itu memiliki darah Indonesia dari sang ibu dan langsung mencuri perhatian publik.
Komposisi skuad Garuda mencerminkan ambisi besar untuk bersaing di turnamen yang berlangsung 25 September hingga 5 Oktober 2026. Nama-nama seperti Luke Vickery, yang lahir di Kailua, Hawaii, 25 Oktober 2005, menjadi bukti bahwa Herdman ingin memberikan warna baru di lini depan.
Sementara itu, kejutan terjadi di bursa transfer domestik. Garudayaksa FC tiba-tiba melepas bek asingnya, Najeeb Yakubu, ke Persijap Jepara. Padahal, pemain berusia 26 tahun itu baru dua pekan bergabung dan baru tampil sekali saat melawan Java United FC. Keputusan ini diumumkan melalui Instagram resmi klub pada 17 September 2026.
Manajemen Garudayaksa FC tidak membeberkan alasan di balik pelepasan tersebut. Mereka hanya mengucapkan terima kasih dan mendoakan kesuksesan untuk Najeeb. Sementara itu, Persijap Jepara menyambut hangat kembalinya sang pemain yang pernah memperkuat mereka musim lalu.
Kembalinya Najeeb ke Persijap diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan tim yang tengah berjuang di BRI Super League. Persijap akan menghadapi Persebaya Surabaya pada Sabtu, 19 September 2026, dan kehadiran Najeeb bisa menjadi tambahan amunisi.
Bagi Persib, perburuan pemain jebolan Liga India menjadi strategi alternatif di tengah sanksi FIFA. Klub berjuluk Maung Bandung itu ingin tetap kompetitif di kancah nasional maupun Asia. Kemenangan atas FC Seoul menjadi modal berharga untuk menarik minat pemain berkualitas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persib terkait target anyar mereka. Namun, bursa transfer yang masih bergulir hingga akhir September 2026 diprediksi akan semakin panas. Persaingan antar klub untuk mendapatkan pemain terbaik pun tak terhindarkan.
Dengan sanksi FIFA yang belum dicabut, Persib harus cermat dalam mengatur strategi. Mereka tidak bisa leluasa mendaftarkan pemain baru, sehingga opsi peminjaman atau kontrak jangka pendek bisa menjadi solusi. Publik Bandung tentu berharap manajemen mampu mengatasi hambatan ini.
Kesimpulannya, dinamika bursa transfer Persib Bandung masih menjadi perhatian utama. Meski dihantui sanksi FIFA, langkah membidik jebolan Liga India menunjukkan keseriusan klub untuk memperkuat skuad. Sementara itu, kejutan Najeeb Yakubu di Garudayaksa FC dan persiapan Timnas Indonesia menambah semarak sepak bola nasional menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.








