Fokus Jepara – PSS Sleman terus mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Saat ini, skuad Super Elja masih menjalani program latihan rutin dengan fokus utama meningkatkan chemistry antar pemain sekaligus mematangkan permainan tim.
Menurut Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, seluruh pemain asing yang menjadi bagian dari skuad PSS Sleman telah berada di Sleman dan menjalani rangkaian medical check-up serta menyelesaikan proses administrasi yang diperlukan sebelum diperkenalkan secara resmi kepada publik.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai bahwa kedalaman skuad dan penambahan pemain penting untuk rotasi, menjaga kebugaran, konsistensi performa, serta fleksibilitas taktik. Huistra juga mengakui adanya perbedaan signifikan dibandingkan saat tim berkompetisi di Championship musim lalu.
Sementara itu, di luar sepak bola, kegiatan edukasi gizi dan skrining stunting juga dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan "Festival Sehat Ceria si Kecil" di Aula El Tari, Kota Kupang. Kegiatan ini dihadiri oleh 1.000 peserta yang terdiri dari anak-anak dan orang tua.
Profil Fajar Listyantara, legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta, meninggal dunia akibat gagal ginjal. Fajar Listyantara dikenal sebagai pemain sepak bola yang berdedikasi dan memiliki semangat juang yang tinggi.
Dalam persiapan kompetisi Super League 2026/2027, PSS Sleman terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan yang semakin sengit. Dengan penambahan pemain baru dan rotasi yang tepat, diharapkan PSS Sleman dapat memperlihatkan peningkatan performa dan mencapai kesuksesan di kompetisi musim ini.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

