A− A+

Fokus Jepara – Perseteruan antara model Dewi Wulan Sari dan selebgram Lisa Mariana kembali memanas setelah laporan dugaan penipuan yang dibuat Dewi Wulan terhadap Lisa Mariana di pertengahan tahun 2025 lalu kini telah naik sidik.

Dewi melaporkan Lisa atas dugaan penipuan ke Polres Jakarta Timur akibat transaksi jual beli baju, piyama online, dan utang piutang. Model yang juga pengusaha skincare ini pun kabarnya mengalami kerugian mencapai belasan juta akibat ulah Lisa Mariana.

Baca juga:

Satu tahun kasus tersebut bergulir di ranah hukum, model yang akrab disapa Dewi Menyala ini pun lega laporannya sudah naik sidik. Tak hanya itu saja, Dewi juga mendapatkan dukungan dari Maia Estianty setelah sang musisi mengundangnya dalam podcast membahas permasalahan ini.

Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Dewi mengucapkan rasa terima kasihnya pada Maia Estianty dan juga awak media yang selama ini setia mengawal kasus yang dilaporkannya.

“Terima kasih kepada @maiaestiantyreal yang telah memberikan ruang untuk menyuarakan perjuangan ini, serta kepada seluruh rekan media yang konsisten mengawal kasus ini sejak awal hingga hari ini,” tulis Dewi Wulan.

Tak sampai di situ saja, bersama firma hukum yang menangani kasusnya, Dewi berharap mendapatkan keadilan.

Baca juga:

Sementara itu, akademisi Ali Arif Setiawan menyoroti kasus ini dengan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada produk yang dijual atau di-endorse oleh publik figur, karena reputasi artis tidak menjamin kelancaran bisnis.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam transaksi online, terutama bila melibatkan figur publik yang memiliki citra kurang baik.

Dengan demikian, kasus dugaan penipuan yang menyeret nama Lisa Mariana ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi online.

Kasus ini juga menunjukkan pentingnya perlindungan hukum bagi pelaku UMKM agar tidak menjadi korban modus serupa.

Baca juga:

Di akhir, kasus dugaan penipuan yang melibatkan Lisa Mariana ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi online dan memilih produk yang dijual oleh publik figur.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.