A− A+

Fokus JeparaSURABAYA – Kejadian tak terduga terjadi di Musala Kenjeran, Surabaya ketika seorang pemuda berinisial SA (21) memilih untuk mencuri sepeda motor daripada mengikuti salat Magrib berjamaah. Insiden ini terjadi pada Senin, 27 April 2026, saat banyak jamaah sedang melaksanakan ibadah.

SA datang ke musala dengan niat mengikuti salat, namun saat berada di lokasi, ia melihat sebuah sepeda motor Honda Scoopy terparkir dengan kunci masih tertinggal. Motor tersebut milik NRS, yang merupakan ayah dari salah satu jamaah. Ketika korban pergi ke tempat wudhu, SA memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil motor tersebut.

Baca juga:

Setelah salat, NRS menyadari motornya hilang dan segera meminta bantuan kepada warga untuk memeriksa rekaman CCTV. Dalam rekaman tersebut, terlihat SA dengan santai mengendarai motor keluar dari gang musala. Korban pun melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

Kapolsek Simokerto, AKP Hadi Ismanto, menjelaskan bahwa setelah penyelidikan, SA berhasil ditangkap di Jalan Kusuma Bangsa. Saat diinterogasi, SA mengaku telah menjual motor curian tersebut seharga Rp 500 ribu di kawasan Gembong dan menggunakan uang hasil penjualan untuk membeli handphone.

Peristiwa ini mencerminkan pentingnya kewaspadaan di tempat ibadah, terutama saat waktu salat. Masyarakat diharapkan untuk lebih memperhatikan barang-barang berharga mereka agar tidak menjadi korban kejahatan.

Baca juga:

Di tengah peristiwa tersebut, penting juga untuk mengingat jadwal shalat harian agar setiap umat Muslim dapat menjalankan ibadah tepat waktu. Untuk hari ini, 22 Mei 2026, waktu salat Magrib di Surabaya dijadwalkan pada pukul 17:22 WIB, dan diharapkan seluruh umat Muslim dapat meluangkan waktu untuk beribadah dengan khusyuk.

Jadwal shalat merupakan informasi penting bagi masyarakat, terutama bagi umat Islam yang ingin menunaikan ibadah secara tepat waktu. Dengan mengetahui jadwal shalat, diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan kekhusyukan dalam beribadah, serta menjaga kedekatan dengan Sang Pencipta.

Kejadian maling motor ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan waspada, terutama di tempat-tempat umum seperti musala. Mari kita tingkatkan kesadaran dan saling menjaga agar lingkungan tetap aman dan nyaman untuk beribadah.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.