News

Sikap Bos Tim Moto3 Jerman Berubah: Veda Ega Pratama Jadi Tantangan Serius

Sikap Bos Tim Moto3 Jerman Berubah: Veda Ega Pratama Jadi Tantangan Serius
Sikap Bos Tim Moto3 Jerman Berubah: Veda Ega Pratama Jadi Tantangan Serius
A− A+

Fokus Jepara – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kini menjadi sorotan di kancah balap Moto3. Setelah menunjukkan performa yang impresif, Veda kini dianggap sebagai salah satu rival terkuat di kelasnya. Bos tim Moto3 Jerman, yang sebelumnya meremehkan Veda, kini harus mengubah sikapnya setelah menyaksikan kemampuan pembalap muda Indonesia itu.

Baru-baru ini, Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo berhasil mengalahkan Maximo Quiles dari Aspar Team di seri Moto3 Jerman 2026. Kemenangan itu menandai kemenangan kedua Uriarte musim ini, setelah sebelumnya ia memenangi GP Italia dan finis kedua di GP Ceko. Namun, yang menarik perhatian adalah pernyataan Uriarte bahwa Veda Ega Pratama adalah salah satu rival terkuatnya.

Baca juga:

Maximo Quiles, murid Marc Marquez, diprediksi akan naik ke kelas Moto2 tahun depan. Quiles telah menunjukkan dominasi yang luar biasa di kelas Moto3, dengan 10 podium dan 6 kemenangan dari 11 balapan yang telah digelar. Namun, dengan kepergian Quiles, Veda Ega Pratama diperkirakan akan menjadi salah satu kandidat kuat untuk merebut gelar Rookie Terbaik Moto3 2026.

Brian Uriarte sendiri mengakui bahwa Veda Ega Pratama adalah pembalap yang sangat berbakat dan memiliki kemampuan yang luar biasa. Ia juga menyatakan bahwa Veda telah menunjukkan kemampuan yang sangat baik di lintasan dan memiliki potensi untuk menjadi pembalap yang sangat sukses di masa depan.

Baca juga:

Dengan demikian, Veda Ega Pratama kini menjadi salah satu pembalap yang paling ditunggu-tunggu di kancah balap Moto3. Ia telah menunjukkan kemampuan yang luar biasa dan memiliki potensi untuk menjadi salah satu pembalap terbaik di kelasnya.

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Veda Ega Pratama telah menunjukkan kemampuan yang luar biasa di kancah balap Moto3. Ia telah menjadi salah satu rival terkuat di kelasnya dan memiliki potensi untuk menjadi salah satu pembalap terbaik di masa depan.

Baca juga:

Mungkin Anda Suka