A− A+

Fokus Jepara – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) 2026 telah ditutup pada Jumat (29/5/2026). Sekolah Maung adalah sekolah unggulan jenjang SMA dan SMK yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Program Sekolah Maung menjadi jalur khusus penerimaan siswa berprestasi tanpa sistem zonasi.

Sekolah Maung memiliki 41 sekolah yang terdiri dari 28 SMA negeri dan 13 SMK yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat. Pendaftaran ke Sekolah Maung dilakukan secara daring melalui aplikasi Sekolah Maung pada https://maung.spmb.jabarprov.go.id.

Baca juga:

Pendaftar login ke aplikasi tersebut dengan akun yang telah dimiliki, memilih sekolah tujuan dan memasukan data pada aplikasi. Selanjutnya, mereka harus mengunggah hasil pemindaian (scan) dokumen persyaratan umum dan khusus, seperti akte kelahiran, kartu keluarga, kartu tanda penduduk (KTP) orangtua, rapor, ijazah, surat keterangan telah mengikuti ujian akhir dan tes kemampuan akademik dari sekolah asal dan surat rekomendasi sekolah asal.

Untuk pendaftar jalur potensi akademik, perlu mengunggah hasil tes potensi akademik (TPA) dari psikolog. Setelah mengunggah semua dokumen, jangan lupa mencetak bukti pendaftaran dan menekan tombol ‘submit’. Selalu pantau jika ada hasil verifikasi yang harus ditindaklanjuti.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa pendaftaran ke SMA SMK sekolah Maung sudah ditutup pada Jumat (29/5/2026). Pengumuman siswa yang diterima di sekolah Maung akan dilaksanakan pada 8 Juni 2026 mendatang. Kemudian, siswa yang diterima melakukan daftar ulang pada Selasa dan Rabu (9-10/6/2026).

Baca juga:

Sebanyak 64.405 calon murid yang mendaftar ke berbagai sekolah akan bersaing untuk berebut 18.272 kursi. Mereka akan melewati tahap verifikasi berkas hingga 2 Juni, uji kompetensi dan penanganan masalah pada 3 Juni, rapat pleno dewan guru pada 4 Juni serta koordinasi kepala sekolah dan cabang dinas pada 5 Juni.

Bagi calon murid yang tidak lolos di Sekolah Maung, mereka masih memiliki kesempatan mengikuti SPMB reguler tahap berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: