A− A+

Fokus Jepara – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengharapkan lebih banyak pemainnya bisa menjadi pembeda saat memasuki fase gugur Piala Dunia 2026. Meski The Three Lions lolos sebagai juara grup, Tuchel merasa masih ada beberapa pemain depan yang belum menunjukkan performa terbaiknya.

Inggris menutup fase grup dengan koleksi tujuh poin hasil kemenangan atas Kroasia dan Panama, serta bermain imbang tanpa gol melawan Ghana. Namun, perjalanan mereka tidak selalu berjalan mulus karena sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan, terutama saat menghadapi Ghana dan Panama.

Baca juga:

Harry Kane masih menjadi tumpuan di lini depan dengan torehan tiga gol. Sementara Jude Bellingham telah menyumbang dua gol, sedangkan Marcus Rashford turut mencatatkan namanya di papan skor. Meski puas dengan performa sejumlah pemain, Tuchel menilai Inggris membutuhkan kontribusi yang lebih merata di lini serang.

Tuchel secara khusus menyebut Morgan Rogers, Anthony Gordon, Noni Madueke, dan Bukayo Saka sebagai pemain yang diyakini mampu tampil menentukan pada fase gugur. Ia berharap para pemain ini dapat tampil di momen-momen penting dan membawa kualitas individunya untuk menentukan hasil pertandingan.

Selain itu, Tuchel juga memuji kedisiplinan Jude Bellingham di Piala Dunia. Gelandang berusia 22 tahun tersebut menjadi sosok sentral yang membawa The Three Lions menembus fase gugur berkat dedikasi taktis dan kualitas individu yang konsisten di setiap pertandingan.

Tuchel menegaskan bahwa keberhasilan Bellingham tidak lepas dari kemampuannya beradaptasi dengan sistem yang diterapkan tim pelatih. Pelatih asal Jerman tersebut menuntut para pemain untuk bergerak dalam unit yang terorganisasi, bukan sekadar bermain bebas di lapangan.

Baca juga:

Bellingham dinilai mampu memadukan kedisiplinan taktis tersebut dengan kemampuan teknisnya yang luar biasa. Ia tercatat sebagai pemain yang paling dominan dalam memenangkan tekel dan duel fisik dalam laga krusial kontra Panama.

Namun, Tuchel juga menghadapi masalah baru menjelang babak 32 besar Piala Dunia 2026. Krisis di posisi bek kanan Inggris semakin terasa setelah Jarell Quansah mengalami cedera saat The Three Lions mengalahkan Panama 2-0 pada laga terakhir Grup L.

Tuchel mengaku belum bisa memastikan tingkat keparahan cedera pemain berusia 23 tahun tersebut. Waktu pemulihan yang singkat sebelum laga babak 32 besar membuat kondisinya masih menjadi tanda tanya.

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Inggris masih memiliki peluang besar untuk maju di Piala Dunia 2026, namun mereka harus memperbaiki beberapa aspek permainan mereka dan mengatasi cedera yang dialami oleh beberapa pemain kunci.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.