Fokus Jepara – Setelah kekalahan Inggris dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026, pelatih Thomas Tuchel mendapat sorotan karena taktiknya yang dianggap kurang tepat. Namun, Tuchel tetap tenang dan menyatakan bahwa keputusan timnya untuk bermain lebih pasif setelah memecah kebuntuan lahir dari DNA sepak bola Inggris dan bukan karena taktiknya sendiri.
Ada klausul khusus yang bisa bikin Thomas Tuchel dipecat dari Timnas Inggris, tetapi sepertinya klausul itu tidak akan diaktifkan. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dilaporkan bakal mengabaikan klausul yang membuat pelatih Timnas Inggris hengkang setelah tersingkir dari persaingan menjuarai Piala Dunia 2026.
Thomas Tuchel sedang menjadi sorotan atas perannya dalam kekalahan Timnas Inggris dengan skor 1-2 dari Argentina pada laga semifinal yang berlangsung di Atlanta, AS. Muncul desakan agar Tuchel segera meletakkan jabatannya sebagai pelatih Inggris menyusul bencana taktik pada babak kedua yang membuat The Three Lions kemasukan dua gol telat dari Lionel Messi dkk.
Namun, terlepas dari kekecewaan yang menyelimuti skuadnya selama beberapa waktu terakhir ini, Thomas Tuchel dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dikabarkan tetap sejalan terkait masa depan timnas. Pelatih asal Jerman, yang awalnya menandatangani kontrak hingga akhir Piala Dunia tersebut, telah menandatangani perpanjangan kontrak pada Februari lalu untuk menakhodai Inggris hingga 2028.
Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa Thomas Tuchel tetap tenang dan fokus pada masa depan timnas Inggris, meskipun ada klausul khusus yang bisa bikin dia dipecat. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga tetap mendukung Tuchel dan tidak akan mengaktifkan klausul tersebut.








