Fokus Jepara – Delvin Rumbino, gelandang asal Biak, Papua, telah resmi meninggalkan PSIS Semarang setelah empat musim bersama tim. Ia menyampaikan salam perpisahan melalui akun Instagram pribadinya, @drumbino99, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Dalam pesannya, Delvin berterima kasih kepada manajemen, ofisial, dan suporter PSIS yang telah memberikan dukungan selama berada di Semarang. Ia juga menyebut kota tersebut memiliki tempat khusus bagi dirinya dan keluarga.
Delvin menjadi bagian PSIS sejak 2022. Pemain kelahiran Biak, 3 Juni 1995, itu melewati berbagai situasi bersama Laskar Mahesa Jenar, termasuk ketika klub menghadapi masa sulit. Ia mengaku keputusan meninggalkan PSIS bukan perkara mudah setelah melewati perjalanan panjang bersama klub.
"Terima kasih banyak untuk manajemen lama dan baru, official serta seluruh suporter yang selalu mendukung saya," tulis Delvin. "Saya telah melalui musim panjang bersama PSIS dalam keadaan senang maupun duka dan sekarang waktunya saya pamit untuk melangkah di perjalanan baru," lanjutnya.
Bagi Delvin, Semarang bukan sekadar kota tempat ia menjalani karier sepak bola. Selama memperkuat PSIS, banyak momen yang ia dan keluarganya lalui. "Terima kasih untuk semua momen yang tercipta. Semarang akan selalu menjadi tempat spesial di hati saya dan keluarga karena banyak momen spesial yang kami mulai dari sini. Jaya selalu untuk kebanggaan Kota Semarang. Yoh Iso Yoh," tulisnya.
Delvin bergabung dengan PSIS pada 10 Mei 2022. Sebelum itu, ia sempat memperkuat Persis Solo dan menjalani masa peminjaman bersama PSM Makassar.
Setelah empat musim bersama PSIS, Delvin kini siap untuk melangkah ke perjalanan baru. Ia berharap dapat terus berkembang dan memberikan yang terbaik di karier sepak bolanya.
Kepindahan Delvin dari PSIS Semarang tentu akan menjadi berita yang menarik bagi penggemar sepak bola di Indonesia. Ia telah menjadi salah satu pemain kunci bagi PSIS dan telah memberikan kontribusi besar bagi tim.
Dengan kepergian Delvin, PSIS Semarang harus segera mencari penggantinya. Tim harus mempersiapkan diri untuk menghadapi musim baru dan mencari pemain yang dapat membantu tim meraih kesuksesan.
Bagi Delvin, kepergian dari PSIS Semarang bukanlah akhir dari karier sepak bolanya. Ia masih memiliki banyak waktu untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik di lapangan.







