Fokus Jepara – Pertandingan antara Timnas Kanada dan Timnas Qatar di Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan 6-0 untuk Kanada, namun dibayangi oleh cedera serius yang dialami gelandang Kanada, Ismael Kone. Ia mengalami patah tulang setelah menerima tekel keras dari gelandang Qatar, Assim Madibo, pada menit ke-51.
Insiden tersebut berawal ketika Kone berusaha membawa bola ke area pertahanan Qatar dan menerima tekel dari belakang. Ia langsung terjatuh sambil memegangi kaki kirinya, dan rekan-rekan setim serta lawan segera menyadari tingkat keparahan cedera yang dialaminya.
Madibo langsung menerima kartu merah dari wasit setelah melakukan pelanggaran tersebut. Ia kemudian menjatuhkan hukuman larangan bermain selama lima pertandingan oleh Komite Disiplin FIFA. Sanksi tersebut akan tetap berlaku pada pertandingan resmi berikutnya setelah Piala Dunia 2026 berakhir.
Di tengah proses pemulihan Kone, Madibo menunjukkan itikad baik dengan mendatangi pemain Kanada tersebut secara langsung dan meminta maaf. Kone sendiri masih menunjukkan semangat tinggi meskipun mengalami cedera serius. Ia menyatakan yakin dapat melewati masa sulit tersebut dan percaya rencana terbaik telah disiapkan untuk dirinya.
FIFA juga siap memberikan ganti rugi kepada Kone atas cedera yang dialaminya. Jumlah ganti rugi belum diumumkan secara resmi, namun diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Pertandingan antara Kanada dan Swiss yang berlangsung beberapa hari setelah insiden tersebut menjadi pertandingan yang berat bagi Kone. Ia hadir di stadion dengan menggunakan kursi roda dan mendapat tepuk tangan meriah dari para suporter. Kone menyaksikan pertandingan dari tepi lapangan dengan menggunakan kruk, sementara kaki kirinya masih dibalut pelindung pascaoperasi.
Meskipun mengalami cedera serius, Kone tetap menunjukkan semangat tinggi dan percaya diri. Ia yakin dapat kembali bermain sepak bola dengan baik dan membantu timnya meraih kesuksesan di masa depan.









