A− A+

Fokus Jepara – Jakarta, 20 Mei 2026 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penurunan signifikan di penutupan perdagangan hari ini, merosot sebesar 0,82% ke level 6.318,50. Penurunan ini terjadi setelah IHSG sempat menunjukkan pergerakan positif di awal sesi perdagangan, bahkan mencapai level tertinggi di 6.459,55.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG bertengger di posisi 6.352,202. Namun, setelah mengalami fluktuasi, indeks saham ini akhirnya ditutup lebih rendah, kehilangan 52,179 poin. Volume perdagangan hari ini tercatat sebanyak 40,615 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp21,921 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 483 saham mengalami penurunan, sementara 208 saham menguat, dan 126 saham stagnan.

Baca juga:

Dalam analisis sektor, sembilan dari sebelas sektor saham mengalami pelemahan. Sektor industri dasar mencatatkan penurunan terbesar, sebesar 4,67%. Diikuti oleh sektor transportasi yang turun 4,22% dan sektor energi yang merosot 2,65%. Hanya sektor keuangan dan infrastruktur yang mencatatkan kenaikan, masing-masing sebesar 1,21% dan 0,05%.

Di sisi lain, sejumlah saham di sektor pertambangan menunjukkan kinerja buruk. Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) misalnya, mengalami penurunan sebesar 7,41% dan ditutup di harga Rp 4.000 per saham. Saham-saham lain yang juga tertekan antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 6,31% dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melemah 6,99%.

Situasi ini diperburuk dengan pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan tentang tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA). Dalam pidatonya, Prabowo mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengharuskan semua ekspor SDA dikelola melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola dalam sektor sumber daya alam dan berpotensi berdampak negatif terhadap saham-saham di sektor tersebut.

Baca juga:

Dari bursa regional Asia, pergerakan juga cenderung melemah dengan indeks Nikkei yang turun 746,18 poin atau 1,23% ke 59.804,41 dan indeks Hang Seng yang merosot 146,73 poin atau 0,57% ke 25.651,12. Indeks Shanghai juga kehilangan 7,36 poin atau 0,18% ke level 4.162,18 dan indeks Strait Times turun 27,43 poin atau 0,54% ke 5.049,91.

Secara keseluruhan, penurunan IHSG hari ini mencerminkan ketidakpastian di pasar saham Indonesia, terutama di sektor tambang yang terdampak oleh kebijakan baru pemerintah. Investor diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di tengah fluktuasi yang terjadi.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: