News

Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pengendara Harus Sabar Menghadapi Kemacetan Parah

Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pengendara Harus Sabar Menghadapi Kemacetan Parah
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pengendara Harus Sabar Menghadapi Kemacetan Parah
A− A+

Fokus Jepara – Jalan Raya Lenteng Agung menuju Depok masih mengalami kemacetan parah setelah terjadinya jalan amblas atau sinkhole di jalur tersebut. Kepadatan kendaraan mulai terjadi sekitar ratusan meter sebelum titik amblas dan terurai setelah titik jalan amblas yang masih ditutup dengan plat besi.

Menurut Kasatpel SDA Jagakarsa Sartono, jalan amblas disebabkan oleh kondisi saluran air (hong) yang sudah tua dan mengalami keropos. "Penyebabnya ada crossing dengan hong ukuran kurang lebih 3 meter. Karena usia, hong tersebut keropos. Akibatnya, terjadi longsoran dengan lebar lubang 3 meter, tinggi 3 meter, dan panjang kurang lebih 16 meter," ujarnya.

Baca juga:

Polisi mengimbau pengguna jalan untuk menghindari titik tersebut dan memanfaatkan sejumlah jalur alternatif menuju Depok. Beberapa rute pengalihan yang bisa diambil oleh pengendara dari arah Pasar Minggu adalah via Mohammad Kahfi, Jakarta Selatan Barat, dan Jalan Raya Bogor.

Sementara itu, petugas tengah menambah plat baja yang akan menambah lajur yang bisa dilalui kendaraan. Harapannya, lalu lintas di jalur tersebut kembali normal. Perbaikan permanen juga dilakukan dengan pemasangan box culvert berukuran 2 meter secara bertahap tanpa menutup total arus lalu lintas.

Baca juga:

Proses pemasangan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari apabila tidak terkendala cuaca maupun utilitas bawah tanah. Dengan perbaikan ini, diharapkan lalu lintas di Jalan Raya Lenteng Agung dapat kembali normal dan pengendara tidak perlu lagi menghadapi kemacetan parah.

Baca juga:

Alya Prameswari

Myrddin Mackynsie Abiola, atau yang akrab dipanggil "Myr" oleh tanaman hiasnya (karena tanaman tidak bisa berbicara), adalah penulis yang memulai karirnya pada tahun 2022. Surabaya menjadi tempat tinggalnya yang nyaman, meski ia lebih sering berselingkuh dengan jalan-jalan Indonesia demi liputan, berasa seperti reporter versi nomaden. Selain menulis dengan penuh semangat, Myr juga menghabiskan waktu mengamati bintang—mencari tahu apa yang dilakukan para bintang Hollywood ketika tidak terjebak dalam drama. Jadi, jika Anda melihat seseorang berjalan sambil memeluk pot monstera sambil mondar-mandir menatap langit malam, bisa dipastikan itu adalah Myr.

Mungkin Anda Suka