Fokus Jepara – Jalan Raya Lenteng Agung menuju Depok masih mengalami kemacetan parah setelah terjadinya jalan amblas atau sinkhole di jalur tersebut. Kepadatan kendaraan mulai terjadi sekitar ratusan meter sebelum titik amblas dan terurai setelah titik jalan amblas yang masih ditutup dengan plat besi.
Menurut Kasatpel SDA Jagakarsa Sartono, jalan amblas disebabkan oleh kondisi saluran air (hong) yang sudah tua dan mengalami keropos. "Penyebabnya ada crossing dengan hong ukuran kurang lebih 3 meter. Karena usia, hong tersebut keropos. Akibatnya, terjadi longsoran dengan lebar lubang 3 meter, tinggi 3 meter, dan panjang kurang lebih 16 meter," ujarnya.
Polisi mengimbau pengguna jalan untuk menghindari titik tersebut dan memanfaatkan sejumlah jalur alternatif menuju Depok. Beberapa rute pengalihan yang bisa diambil oleh pengendara dari arah Pasar Minggu adalah via Mohammad Kahfi, Jakarta Selatan Barat, dan Jalan Raya Bogor.
Sementara itu, petugas tengah menambah plat baja yang akan menambah lajur yang bisa dilalui kendaraan. Harapannya, lalu lintas di jalur tersebut kembali normal. Perbaikan permanen juga dilakukan dengan pemasangan box culvert berukuran 2 meter secara bertahap tanpa menutup total arus lalu lintas.
Proses pemasangan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari apabila tidak terkendala cuaca maupun utilitas bawah tanah. Dengan perbaikan ini, diharapkan lalu lintas di Jalan Raya Lenteng Agung dapat kembali normal dan pengendara tidak perlu lagi menghadapi kemacetan parah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
