Fokus Jepara – Di tengah kesibukan dunia, ada kisah-kisah yang mengharukan dan menginspirasi. Salah satunya adalah kisah seorang polisi wanita di Tiongkok yang telah merawat orang tua kolleganya yang gugur saat bertugas selama 20 tahun.
Deng Wenguo, seorang polisi di provinsi Guangdong, Tiongkok, meninggal dunia pada tahun 2006 saat menyelamatkan beberapa orang dari tenggelam di sebuah waduk. Setelah kematiannya, Zhu Shuo, seorang rekan kerja Deng, memutuskan untuk merawat orang tua Deng sebagai bentuk penghormatan kepada pengorbanannya.
Zhu telah mengirimkan uang dan barang-barang kebutuhan kepada orang tua Deng secara teratur, meskipun dia sendiri hidup sederhana dan pernah mengalami kesulitan keuangan. Kisah ini menunjukkan kesetiaan dan pengorbanan yang luar biasa dari seorang polisi kepada keluarga rekan kerjanya.
Sementara itu, di Eropa, sistem perbatasan baru yang diterapkan oleh Uni Eropa telah menyebabkan penundaan dan kesulitan bagi wisatawan. Sistem Entry/Exit System (EES) ini memerlukan wisatawan untuk mendaftar biometrik dan mengisi data pribadi sebelum memasuki wilayah Schengen.
Menurut Ivan Bassato, Kepala Aviasi di Bandara Fiumicino, Roma, sistem EES telah menyebabkan penundaan yang signifikan bagi wisatawan, terutama bagi mereka yang datang dari luar wilayah Schengen. Bassato memperingatkan bahwa wisatawan harus siap untuk menunggu lebih lama untuk melewati perbatasan.
Kisah-kisah ini mengingatkan kita tentang pentingnya pengorbanan dan kesetiaan, serta kesulitan yang dihadapi oleh wisatawan di Eropa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempersiapkan diri sebelum bepergian ke luar negeri dan memahami sistem perbatasan yang berlaku.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
