A− A+

Fokus Jepara – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai penyidikan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) PT Pertamina (Persero) periode 2018-2023 sejak September 2024. Dalam proses penyidikan, KPK mendalami keterlibatan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero), PT Finnet Indonesia, dalam proyek tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan bahwa pendalaman tersebut dilakukan dengan memeriksa VP Business Development PT Finnet Indonesia berinisial DON sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi SPBU Pertamina. Penyidik mendalami pengetahuan yang bersangkutan terkait PT Finnet Indonesia sebagai anak usaha Telkom yang masuk pada rantai proses pengadaan EDC (electronic data capture) pada proyek digitalisasi SPBU.

Baca juga:

KPK juga telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, meskipun identitasnya belum seluruhnya diumumkan kepada publik. Pada 28 Agustus 2025, KPK menyatakan penyidikan kasus tersebut memasuki tahap akhir, dan tengah melakukan penghitungan kerugian keuangan negara bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Selain itu, PT Telkom Indonesia (Persero) juga memiliki peran dalam pendidikan, seperti SMK Telkom di Purwokerto yang menjadi salah satu rekomendasi sekolah swasta unggulan di Jawa Tengah. Sekolah-sekolah swasta ini menawarkan kurikulum kuat, fasilitas modern, serta jaringan industri luas yang menjamin kesiapan siswa menghadapi dunia kerja maupun perguruan tinggi.

Baca juga:

Di lain pihak, Budi Setyawan Wijaya telah diangkat sebagai Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, menggantikan Tri Andayani. Budi sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Telkomsigma dan mantan Direktur Strategic Portfolio Telkom Indonesia.

Dalam kesimpulan, keterlibatan PT Finnet Indonesia dalam proyek digitalisasi SPBU Pertamina menjadi sorotan KPK, sementara PT Telkom Indonesia (Persero) juga terlibat dalam pendidikan dan memiliki peran dalam pengangkatan direksi baru di Pelni.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.