A− A+

Fokus Jepara – Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, mengindikasikan bahwa Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar tidak akan dipanggil lagi untuk memperkuat timnas voli putra Indonesia. Hal ini disampaikan Imam saat pelepasan skuad timnas voli putri Indonesia untuk SEA V Cup 2026 di Sentul, Jawa Barat.

Imam Sudjarwo mengatakan bahwa Rivan dan Nizar sudah mengundurkan diri dari timnas, dan dia tidak ingin memaksakan kehendak atletnya. Menurutnya, Rivan dan Nizar sudah jelas-jelas ingin pensiun dari timnas.

Baca juga:

Imam Sudjarwo juga mengatakan bahwa PBVSI akan fokus pada regenerasi sebagai respons atas mundurnya Rivan dan Nizar dari timnas voli putra Indonesia. Dia menegaskan bahwa skuad timnas voli putra Indonesia untuk Asian Games 2026 akan diambil dari daftar pemain yang memenangkan AVC Men’s Cup 2026 di India pada Juni lalu.

Timnas voli putra Indonesia ditargetkan untuk membawa pulang medali perunggu dari Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Imam Sudjarwo mengatakan bahwa 12 pemain sudah dikirimkan untuk mewakili Merah Putih pada ajang tersebut.

Baca juga:

Imam Sudjarwo menegaskan bahwa PBVSI akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas timnas voli putra Indonesia, meskipun tanpa Rivan dan Nizar. Dia berharap bahwa regenerasi yang dilakukan PBVSI dapat membawa hasil yang positif untuk timnas voli putra Indonesia di masa depan.

Kesimpulan dari pernyataan Imam Sudjarwo adalah bahwa Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar tidak akan dipanggil lagi untuk memperkuat timnas voli putra Indonesia, dan PBVSI akan fokus pada regenerasi untuk meningkatkan kualitas timnas.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.