News

Prabowo Klaim PDIP Berhati Sama: Koalisi Politik di Era Pemerintahan Baru

Prabowo Klaim PDIP Berhati Sama: Koalisi Politik di Era Pemerintahan Baru
Prabowo Klaim PDIP Berhati Sama: Koalisi Politik di Era Pemerintahan Baru
A− A+

Fokus Jepara – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyampaikan keyakinannya bahwa PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) memiliki hati yang sama dengan pemerintah dalam membangun bangsa. Hal ini disampaikan dalam pidato acara Harlah ke-28 PKB di JCC Senayan, Jakarta.

Menurut Prabowo, meskipun PDIP saat ini berada di luar koalisi pemerintahan, partai itu memiliki semangat dan tujuan yang sejalan dalam membangun Indonesia. Prabowo menyebut seluruh kekuatan politik pada dasarnya memiliki landasan perjuangan yang sama, termasuk PDIP.

Baca juga:

PDIP sendiri sepakat dengan pernyataan Prabowo, bahwa politik hanya soal posisi. Politikus PDIP Guntur Romli menyatakan bahwa tujuan pendirian PDI Perjuangan adalah membela bangsa dan negara, tidak tergantung posisi politik, baik di luar dan di dalam pemerintahan.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menekankan partainya senantiasa teguh pada Pancasila dan haluan pembangunan ekonomi sesuai dengan Pasal 33 dan 34 UUD 1945. Djarot menyatakan bahwa PDIP tidak merasa berpisah dari Prabowo, karena partai itu memiliki semangat dan tujuan yang sama dalam membangun bangsa.

Baca juga:

Prabowo optimistis bahwa pada akhirnya seluruh kekuatan politik besar di dalam negeri akan memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga kedaulatan negara dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai kritik seharusnya dipandang sebagai bentuk saling mengingatkan agar arah pembangunan tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.

Dalam kesimpulan, pernyataan Prabowo tentang PDIP memiliki hati yang sama dengan pemerintah menunjukkan adanya kesamaan visi dan misi dalam membangun bangsa. Meskipun terdapat perbedaan posisi politik, PDIP dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yakni membela bangsa dan negara.

Baca juga:

Alya Prameswari

Myrddin Mackynsie Abiola, atau yang akrab dipanggil "Myr" oleh tanaman hiasnya (karena tanaman tidak bisa berbicara), adalah penulis yang memulai karirnya pada tahun 2022. Surabaya menjadi tempat tinggalnya yang nyaman, meski ia lebih sering berselingkuh dengan jalan-jalan Indonesia demi liputan, berasa seperti reporter versi nomaden. Selain menulis dengan penuh semangat, Myr juga menghabiskan waktu mengamati bintang—mencari tahu apa yang dilakukan para bintang Hollywood ketika tidak terjebak dalam drama. Jadi, jika Anda melihat seseorang berjalan sambil memeluk pot monstera sambil mondar-mandir menatap langit malam, bisa dipastikan itu adalah Myr.

Mungkin Anda Suka