Fokus Jepara – Demo memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mulai menggema di sejumlah daerah. Tak hanya kalangan tertentu, emak-emak hingga difabel ikut bersuara dalam aksi demonstrasi ini.
Di Makassar, Sulawesi Selatan, sekelompok emak-emak melakukan demonstrasi untuk mendukung program MBG. Mereka meminta agar MBG tetap dilanjutkan dan dievaluasi pelaksanaannya. Massa aksi berkumpul di sekitar Fly Over Jalan Urip Sumoharjo Makassar dan menyuarakan aspirasi mereka melalui orasi dan spanduk.
Sementara itu, di Semarang, sekelompok perempuan yang tergabung dalam kelompok Bara Puan menggelar aksi demonstrasi untuk menolak program MBG. Mereka melakukan aksi memasak di halaman Gubernuran Semarang dan menuntut evaluasi terhadap program MBG.
Di Jakarta, sekelompok emak-emak yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Jakarta dan Emak-Emak Bersatu Mendukung MBG melakukan aksi unjuk rasa untuk mendukung program MBG. Namun, aksi mereka diwarnai dengan pengakuan bahwa mereka menerima uang saku sebesar Rp100 ribu dan pembagian wajan baru secara cuma-cuma.
Di Lamongan, Jawa Timur, sekitar 3.000 pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak keberlanjutan program MBG. Mereka khawatir bahwa jika program MBG dihentikan, mereka akan kehilangan pekerjaan.
Di Pati, Jawa Tengah, ratusan warga yang tergabung dalam aliansi Barisan Rakyat Indonesia Sejahtera (BRIS) menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung program MBG. Mereka menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program MBG dan beberapa program strategis nasional lainnya yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
MBG Watch, sebuah koalisi masyarakat yang memantau pelaksanaan program MBG, menyoroti risiko korupsi dan kualitas makanan dalam program MBG. Mereka mendesak pemerintah untuk melakukan moratorium dan evaluasi total terhadap sistem SPPG.
Kesimpulan dari aksi demonstrasi ini adalah bahwa program MBG masih memiliki dukungan dari masyarakat, namun juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki. Pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap program MBG dan memastikan bahwa program ini dapat berjalan efektif dan efisien dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
