Fokus Surabaya – Kasus ambruknya tribun VIP di GOR Satria Purwokerto masih dalam investigasi oleh pihak kepolisian. Kejadian ini terjadi pada saat Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest, yang menyebabkan beberapa penonton berjatuhan. Penyidik Polresta Banyumas masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menentukan langkah berikutnya.
Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Ardi Kurniawan, mengatakan bahwa tim Labfor Polda Jateng telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengambil sampel material tribun yang ambruk. Hasil pemeriksaan Labfor nantinya akan menjadi salah satu bahan penyidik dalam mendalami penyebab ambruknya tribun VIP tersebut.
Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek yang berkaitan dengan kejadian ambruknya tribun. Menurut Ardi, pihak penyelenggara Speed Fest juga telah memenuhi hak-hak para korban yang mengalami luka akibat ambruknya tribun. Belum ada korban yang membuat laporan maupun mengajukan tuntutan terkait kejadian tersebut.
Proses penanganan perkara juga mempertimbangkan ketentuan dalam KUHAP baru, salah satunya berkaitan dengan mekanisme restorative justice yang menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penanganan perkara. Dengan demikian, pihak kepolisian masih berhati-hati dalam menangani kasus ini dan belum dapat menyampaikan kesimpulan akhir terkait perkara tersebut.
Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa pihak kepolisian masih melakukan investigasi dan belum dapat menentukan penyebab pasti ambruknya tribun VIP di GOR Satria Purwokerto. Pihak penyelenggara Speed Fest telah memenuhi hak-hak para korban dan belum ada korban yang membuat laporan maupun mengajukan tuntutan.






